Analisis Dampak Transformasi Sistem Pendidikan terhadap Penanaman Panca Jiwa Pondok Pesantren Kepada Santri di Pp Mbs Al Amin Bojonegoro

  • Ibnu Habibi STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Abstract

Modernization in world missionize and education of Islamic contemporary, do not only altering bases of sosio-kultural and knowledge of eye santri, but also induce at Islamic people as a whole. Equally culture of pesantren always experience of change process as according to its supporter society dynamics. Therefore big changes done/conducted by kyai to institutes of pesantren these days is not represent crosslegged alternative choice of road;street, but represent natural by life values accumulation of pesantren as long as history, without leaving ruh (typical tradition) of him. Maisonette of Pesantren in inculcating soul/ head pentameter need open also flexible and to demand and growth of world, but remain to provide filter so that his fade-proof elementary value (Islam teaching). In meaning, maisonette of pesantren do not only external mentransformasi of just him (target, curriculum, method, management system and management of pesantren) but needing wisely depth mentransformasi also (maisonette soul/head values of pesantren). This type of research is a qualitative descriptive research approach used is a philosophical, psychological, and pedagogical approach. The data sources of this study consisted of Kyai or Director, Principals, students, boarding supervisors, teachers/teachers and students/students. Data collection methods used are observation, interviews, and documentation. This study aims to determine how the Impact of Education System Transformation on the Planting of the Five Souls of Islamic Boarding Schools to Santri in PP MBS Al Amin Bojonegoro Keywords: Education System Transformation, Five Souls, Islamic Boarding Schools Abstrak Modernisasi di dunia pendidikan kontemporer Islam, tidak hanya mengubah basis sosio-kultural dan pengetahuan santri mata, tapi juga mendorong umat Islam secara keseluruhan. Sama halnya budaya pesantren selalu mengalami proses perubahan sesuai dengan dinamika masyarakat pendukungnya. Oleh karena itu, perubahan besar yang dilakukan kyai ke lembaga pesantren akhir-akhir ini bukan merupakan alternatif pilihan jalan yang berlawanan, namun merupakan beberapa akumulasi nilai kehidupan pesantren sepanjang sejarah, tanpa meninggalkan ruh (tradisi khasnya). Pondok pesantren dalam menanamkan panca jiwa perlu juga dilakukan secara fleksibel dan sesuai dengan tuntutan dan berkembangnya dunia, namun tetap memberikan filter sehingga nilai aslinya tidak pudar dari ajaran Islam. Dalam arti, pondok pesantren tidak hanya mentransformasikan eksternal (target, kurikulum, metode, sistem manajemen dan manajemen pesantren), namun perlu diaplikasi secara mendalam juga (ruh/jiwa pesantren). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan filosofis, psikologis, dan pedagogik. Adapun sumber data penelitian ini terdiri atas Kyai atau Pengasuh, Kepala Sekolah, kesantrian, pembina asrama, ustadz dan santri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Dampak Transformasi Sistem Pendidikan terhadap Penanaman Panca Jiwa Pondok Pesantren kepada Santri di PP MBS Al Amin Bojonegoro.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ibnu Habibi, STIT Muhammadiyah Bojonegoro
https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=_R1O5ScAAAAJ
Published
2019-11-26
How to Cite
Habibi, I. (2019). Analisis Dampak Transformasi Sistem Pendidikan terhadap Penanaman Panca Jiwa Pondok Pesantren Kepada Santri di Pp Mbs Al Amin Bojonegoro. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1). Retrieved from http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/285