Nalar Hermeneutika Farid Essack dalam Membangun Solidaritas Kebangsaan

  • Ammar Zainuddin Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami konsep hermeneutika yang digagas oleh Farid Esack. Beliau telah berusaha mencari solusi perubahan bagi rakyat yang tertindas oleh rezim Apartheid pada saat itu. Hermeneutika Pembebasan bukan hanya sekedar konsep teoritis belaka, bahkan teraplikasikan dalam bentuk solidaritas pembebasan. Dengan sebuah praksis dialog antar agama menurutnya adalah solusi yang dianggap benar dalam membangkitkan semangat kebebasan rakyat Afrika Utara. Di Indonesia, konflik atas nama agama, sektarianisme, dan perselisihan masih sering terjadi di masyarakat. Maka melalui dialog, diskusi bersama untuk memecahkan masalah serta mencari solusi yang lebih baik sangat tepat bila mana diterapkan di masyarakat Indonesia yang majmuk,multi kultur, agama, bahasa dan budaya. Perlu diingat bahwa bagai mana pun implikasi dari konsep yang ditawarkan oleh Esack adalah seorang penafsir dalam menginterpretasi Alquran harus memiliki keberanian untuk mengkaji dengan cara yang rasional, sekaligus menjadi pelaku dalam aktifitas berkebangsaan untuk menjalin solidaritas dalam hidup bernegara.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ammar Zainuddin, Institut Pesantren KH. Abdul Chalim
https://scholar.google.com/citations?user=2OyzZggAAAAJ&hl=id&oi=ao
Published
2019-11-26
How to Cite
Zainuddin, A. (2019). Nalar Hermeneutika Farid Essack dalam Membangun Solidaritas Kebangsaan. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1). Retrieved from http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/310