Pembentukan Negara Islam di Indonesia Antara Idealitas dan Realitas (Kajian Fiqh Tata Negara)

  • Ahmad Muzakki Muzakki Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Abstract

ABSTRAK Hingga saat ini masih ada kelompok yang terus berusaha memperjuangkan tegaknya khil??fah isl??miyyah di Indonesia. Mereka menyakini bahwa khil??fah adalah satu-satunya solusi seluruh problematika umat. Di lain pihak ada kelompok yang berpendapat bahwa saat ini khilafah sulit untuk diwujudkan karena setiap negara Islam yang ada di dunia ini memiliki sistem dan bentuk pemerintahan yang berbeda-beda. Menurut kelompok kedua ini negara hanyalah wasi>lah dan kemaslahatan umatlah yang menjadi tujuan utama. Ada tiga persoalan penting yang dibahas dalam artikel ini melalui pendekatan fiqh tata negara, pertama, prinsip-prinsip pemerintahan Islam perspektif Al-Qur`??n dan Hadith. Kedua, realisasi pendirian negara Islam pada zaman modern ini. Ketiga, terkait pendirian negara Islam apakah masuk ranah qat{`iyyah atau ijtih??diyyah. Setelah melalui pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa diantara prinsip-prinsip pemerintahan Islam adalah keadilan, persamaan, mushawarah, kebebasan dan pengawasan rakyat. Adapun pendirian negara Islam di Indonesia bahkan di dunia masih sulit terwujud karena setiap negara memiliki sistem dan bentuk pemerintahan yang berbeda-beda. Pendirian negara Islam masuk dalam ranah ijtih??diyyah karena tidak ada aturan baku dalam Al-Qur`??n dan Hadith terkait bentuk dan sistem pemerintahan tertentu. Aturan yang ada berupa aturan universal yang muara akhirnya adalah keadilan dan kemaslahatan bagi rakyat. Kata Kunci : Negara Islam, Fiqh Tata Negara, Indonesia ABSTRACT Until now there are groups that continue to fight for the upholding of khil??fah isl??miyyah in Indonesia. They believe that khil??fah is the only solution for all problems of the people. And there are groups who believe that the khil??fah is difficult to realize now because every Islamic country in the world has a different system and form of government. According to this second group the state is only the will and the benefit of the people is the main goal. There are three important issues discussed in this article through the fiqh approach to state administration. First, the principles of Islamic governance from the perspective of the Al-Qur`??n dan Hadith. Second, the realization of the establishment of an Islamic state in modern times. Third, related to the establishment of an Islamic state whether included in part qat{`iyyah or ijtih??diyyah. After going through the discussion, it was concluded that among the principles of Islamic governance were justice, equality, joint discussion, freedom and people`s supervision. The establishment of Islamic state in Indonesia and even in the world is still difficult to realize because each country has a different system and form of government. The establishment of an Islamic state is included in the realm of ijtih??diyyah because there are no fixed rules in the Al-Qur`??n dan Hadith related to certain forms and systems of government. Existing rules in the form of universal rules that ultimately estuary are justice and good for the people. Keywords: Islamic State, Fiqh of State Administration, Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ahmad Muzakki Muzakki, Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong
https://scholar.google.co.id/citations?user=jBQ9Xb0AAAAJ&hl=id
Published
2019-11-26
How to Cite
Muzakki, A. (2019). Pembentukan Negara Islam di Indonesia Antara Idealitas dan Realitas (Kajian Fiqh Tata Negara). Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1). Retrieved from http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/296