Konstruksi Teori Belajar dan Pembelajaran Spiritualsufistik: Studi Kasus di Majlis Dzikir Manaqib Syaikh Abdul Qodir Jailani Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember

  • Nurul Anam IAI Al-Qodiri Jember

Abstract

Indoktirinasi radikalis merupakan proses interaksi edukatif ekstremis yang dilakukan oleh doktriner kepada pengantin bom untuk menanamkan kepercayaan, sistem berpikir dan perilaku radikalis. Indoktrinasi ini berhasil mencuci otak pengantin bom sehingga dia rela melakukan bom bunuh diri. Sebaliknya, di dalam konteks spiritual-sufistik, terdapat proses dekonstruksi indoktrinasi yang mampu mencuci otak umat Islam menjadi umat yang menyebarkan rahmatan lil???alamin. Kegiatan ini dilakukan dalam pembelajaran spiritual-sufistik di Pesantren Al-Qodiri Jember. Konstruksi hakikat belajar spiritual-sufistik ini dipahami sebagai suatu proses perubahan tingkah laku baik perubahan berpikir, maupun sikap atau perbuatan sehingga hidupnya bermanfaat, membawa rahmat bagi semesta alam dan bahagia di dunia dan akhirat. Konstruksi implementasi pembelajarannya menempatkan imam spiritual-sufistik sebagai guru yang aktif dan jamaah sebagai peserta didik yang pasif untuk membawa jamaah macapai derajat syari???at, tarekat, hakikat dan ma???rifat

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Nurul Anam, IAI Al-Qodiri Jember
https://scholar.google.co.id/citations?user=eb68iq4AAAAJ&hl=id
Published
2019-11-26
How to Cite
Anam, N. (2019). Konstruksi Teori Belajar dan Pembelajaran Spiritualsufistik: Studi Kasus di Majlis Dzikir Manaqib Syaikh Abdul Qodir Jailani Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1). Retrieved from http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/274