Realitas Civil Religion dalam Pergulatan Politik Islam Indonesia

  • Chafid Wahyudi STAI AL FITHRAH
Keywords: Civil Religion, Agama, Negara dan Pancasila

Abstract

Dinamika relasi agama dan negara di dunia Islam secara masif menjadi perdebatan abadi, yakni menjadikan negara teokrasi berhadapan dengan negara sekuler. Pusaran ini menggiring bangsa Indonesia terlibat di dalam perdebatan. Meski demikian, pembentukan dasar konstitusi Indonesia pada akhirnya tidak mengadopsi pemisahan agama dan negara, atau sebaliknya. Adapun bentukan dasar konstitusi yang disepakati adalah mengantarkan pada gagasan substansial civil religion. Sebuah gagasan yang menempatkan makna general di dalam keberagamaan. Pemaknaan civil religion menemukan momentum pada saat kemerdekaan Indonesia yang menempatkan Pancasila sebagai dasar konstitusi setelah merevisi Piagam Jakarta. Sebagai konstitusi negara berdasarkan konsensus dan kompromi, dalam realitasnya terdapat ketegangan-ketegangan khususnya konflik antara agama yang inheren. Pemberontakan dan intrik-intrik politik berusaha untuk mengamandemem menjadi tak terelakkan. Pancasila sebagai padanan civil religion adalah sebagai norma bersama yang esensial dan transendental, mengandung semangat profetik setiap agama dan kepercayaan, untuk mempertahankan kesatuan nasional yang religius. Dengan Pancasila sebagai dasar negara menjadikan Indonesia tidak murni menjadi negara sekuler tidak juga menjadi negara Islam

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Chafid Wahyudi, STAI AL FITHRAH
#N/A

References

Abi>d al-Ja>biri>, Muh}ammad. Post Tradisonal Islam, terj. Ahmad Baso. Yogjakarta: LkiS, 2000.

Arif, Syamsuddin. “Komedernan, Sekulerisasi, dan Agama” dalam Jurnal Pemikiran dan Peradaban Islam: Islamiah, Vol., III No., 2. Januari-Maret, 2007.

Basalim, Umar. Pro Kontra Piagam Jakarta di Era Reformas. Jakarta: Pustaka Indonesia Satu, 2002.

Bellah, Robert N. Belief: Essays of Religion in a Post-Traditional World. New York: Harper & Row, 1970.

Casanova, Jose. Agama publik di Dunia Modern, terj. Nafis Irkham. Surabaya: Pustaka Eureka, 2003.

Dijjk, C. Van. Darul Islam: Sebuah Pemberontakan. Jakarta: Grafiti Press, 1987.

Encyclopaedia Britannica, The University of Chicago, 851.

Fealy, Greg, dkk. ”Indonesia”, dalam Greg Fealy and Virgina (eds.), voices of Islam in Southeast Asia: A Contemporary Sourcebook. Singapura: ISEAS, 2006.

Feillard, Andree. NU vis a vis Negara: Pencarihan Isi, Bentuk dan Makna, terj. Lesmana. Yogjakarta: LkiS 1995.

Hadikusuma, Hilman. Antropologi Agama Bagian II: Pendekatan Budaya Terhadap Agama Yahudi, Kristen Katolik, Protestan, dan Islam. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1993.

Hafner, Robert W. Civil Islam: Islam dan Demokratisasi di Indonesia, terj. Ahmad Baso. Jakarta: ISAI bekerja sama dengan The Asia Foundation, 2001.

Hamdi, A. Zainul. “Menimbang Jangkar Keindonesiaan Pancasila: Civil Religion”, dalam Jurnal Gerbang, Vol. IV, Nomor 11, 2002.

Hammond, Phillip E. “Bentuk-Bentuk Elementer Agama Sipil” dalam Robert N. Bellah dan Phillip E. Hammond, Varienties of Civil Religion; Beragam bentuk Agama Sipil dalam Beragam Bentuk Kekuasaan Politik, Kultural, Ekonomi, & Sosial, terj. Imam Khoiri dkk. Yogyakarta: IRCiSoD, 2003.

Juergensmeyer, Mark. Menentang Negara Sekuler: Kebangkitan Global Nasionalisme Religus, terj. Noorhaidi. Bandung: Mizan, 1998), 26.

Hans Kohn. Nasionalisme Arti dan Sejarahnya, terj. Sumantri Mertodipuro. Jakarta: PT. Pembangunan dan Erlangga, 1984.

Latif, Yudi. “Sekulerisasi Masyarakat dan Negara Indonesia”, dalam Islam Negara &Civil Society: Gerakan dan Pemikiran Islam Kontemporer, ed. Komaruddin Hidayat & Ahmad Gaus AF. Jakarta: Paramadina, 2005.

Madjid, Nurcholish. Islam Kemodernan dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 1987.

Purdy, Susan Salden. Legitimasi of Power and Authority in a Pluralistic State: Pancasila and Civil Religion in a Indonesia. Michigan: Umi Disertation Information Service, 1984.

Ramage, Douglas E. “Demokratisasi, Toleransi Agama dan Pancasila: Pemikiran Politik Abdurrahman Wahid,” dalam Tradisionalisme Radikal: persinggungan Nahdlatul Ulama-Negara, ed. Greg Fealy dan Greg Barton. Yogjakarta: LkiS, 1997.

Rousseau, Jean Jacques, Sosial Kontrak. terj. Sumardjo Jakarta: Penerbit Erlangga, 1986.

Schumann, Olaf. “Bellah dan Wacana ‘Civil Religion’ di Indonesia” dalam Beyond Belief: Menemukan Kembali Agama Esei-esei tentang Agama di Dunia Modern, terj. Rudy Harisyah Alam. Jakarta: Paramadina, 2000.

________________,“Dilema Islam Kontempore: Antara Masyarakat Madani dan Negara Islam”, dalam Paramadina, Vol. I, Nomor 2, 1999.

Shanks, Andrew. Agama Sipil, terj. Yudi Santoso. Yogyakarta: Jalasutra, 2003.

Sutrisno, Tri, dalam “Diskusi Bergilir dan Bergulir Antarparpol: Pancasila Miliki Kita,” di Hotel Kaisar Jakarta, 14 Juni 2006. Dikutip dari Jawa Pos 15 Juni 2006.

Tiba, Sofyan Ibrahim, Refrendum Aceh dalam Pantauan Hukum. Banda Aceh: Gua Hira’, 1999.

Turner, Bryan S. Agama dan Teori Sosial: Rangka-Pikir Sosiologi dalam Membaca Eksistensi Tuhan di antara Gelegar Ideologi-Ideologi Kontemporer. terj. Inyiak Ridwan Munir. Yogyakarta: IRCiSoD, 2006.

Wahyudi, Chafid, Nahdlatul Ulama dan Civil Religion: Melacak Akar Civil religion dalam Keagamaan NU. Yogjakarta: Graha Ilmu, 2013

Published
2019-11-26
How to Cite
Wahyudi, C. (2019). Realitas Civil Religion dalam Pergulatan Politik Islam Indonesia. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 3(1), 302-312. Retrieved from http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/243
Section
Articles