Menghidupkan Spritualitas Religius dalam Pendidikan Islam

  • Abu Bakar Ms Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Dardiri Husni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Imam Hanafi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Keywords: Modernitas, Epistemologi Metafisika, Tradisi Sufi

Abstract

Hari ini, pendidikan Islam mengalami pergeseran nilai spritualitas. Modernitas yang menghembus laju, telah menggeser tatanan sosial dan pendidikan Islam, juga mengejar spritualitas untuk mengisi ruang kosong pada dirinya. Namun demikian, spritualitas yang diperoleh masyarakat modern justru spritualitas instan, spritualitas yang hanya dipandang sebagai relaksasi semu, untuk menenteramkan, menghilangkan stress dan juga penyembuhan sementara saja. Misalnya aliran pranana, energy spiritual nusantara, hypno, psichotronika, transfer energy dll sebagai fenomena pola spiritualitas yang hanya mampu mengisi sebagian ruang kegelisahan orang-orang modern. Oleh karena itu, pendidikan Islam, melalui epistemologi metafisisnya, memberikan solusi atas persoalan tersebut. Pendidikan Islam melalui pendekatan sufistik, mencoba mensintesiskan kekayaan intelektual (rasionalitas) dengan kekayaan spritual yang berbasis pada penggalian sisi batiniyyah, yang mempertautkan dimensi terdalam dalam diri manusia. Spiritualitas agama Islam dengan demikian, diharapkan bisa menjadi fondasi baru peradaban mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Irwan. 2006. Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Aburden, Patricia. 2006. Megatren 2010. Jakarta: Transmedia.

Al-Attas, Syed Naquib. 1990. Intuition of Existence: A Fundamental Basis of Islamic Metaphisics. Kualalumpur: ISTAC.

Al-Jauhari, Imam Chanafie. 1999. Hermeneutika Islam; Membangun Peradaban Tuhan di Pentas Global . Yogyakarta: Ittaqa Press.

Capra, Fritjof. 2005. The Hidden Connections: A Science For Sustainable Living, Terj : The Hidden Connection: Strategi Sistemik Melawan Kapitalisme Baru, terj. Yogyakarta: Jalasutra.

Danusiri. 1996. Epistemologi dalam Tasawuf Iqbal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Giddens, Anthony. 1990. The Consequences of Modernity. California: Stanford University Press.

Hitami, Munzir. 2004. Mengonsep Kembali Pendidikan Islam. Pekanbaru: Infinite.

Kartanegara, Mulyadi. 2002. Panorama Filsafat Islam; Sebuah Refleksi Aoutobiografi. Bandung: Mizan.

Miall, Hugh dkk. 2002. Resolusi Damai Konflik Kontemporer: Menyelesaikan, Mencegah, Mengelola, dan Mengubah Konflik Bersumber Politik, Sosial, Agama, dan Ras. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Mulkhan, Abdul Munir. 1999. Spritualitas Lingkungan dan Moral Kenabian, dalam Kritik Sosial, Dalam Wacana Pembangunan. Editor. Moh. Mahfud MD Dkk. Yogyakarta: UII-Pres.

Muthohar, Sofa. “Fenomena Spiritualitas Terapan dan Tantangan Pendidikan Agama Islam di Era Global”, Jurnal at-Taqaddum, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2014.

Nasr, Seyyed Hossein. 2004. Pengetahuan dan Kesuciaan, terj. Suharsono dkk. Jakarta: Inisiasi Press.

Nasution, Harun. 1995. Islam Rasional; Gagasan dan Pemikiran. Bandung: Mizan.

Quail, Mc. 2011. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Salemba, 2011.

Shimogaki, Kazuo. 1993. Kiri Islam Antara Modenisme dan Postmodernisme; Telaah Kritis atas Pemikiran Hasan Hanafi, (trj). Yogyakarta: LkiS.

Syarbini, Amirulloh. 2011. Al-Qur’an dan Kerukunan Hidup Umat Beragama. Bandung: Quanta.

Published
2018-04-22
How to Cite
Ms, A., Husni, D., & Hanafi, I. (2018). Menghidupkan Spritualitas Religius dalam Pendidikan Islam. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, (Series 1), 501-510. Retrieved from http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/153